Karya kedua si Raditya Dika. Lagi-lagi make judul “hewani” biar digilai manusia. ada embel-embel kata “cinta” karena dalam novel ini, memang menceritakan tentang kehidupan cinta si empunya yakni Raditya Dika sendiri. format penulisannya berbeda dengan Kambing Jantan, yang ini formatnya seperti cerpen. masih bercerita tentang pengalaman pribadi, kali ini start mulai pengalaman Dika pas TK. banyak cerita tentang “nembak” cewek yang kebanyakan tak berhasil. (Maaf ya bang Dika, dengan wajah seperti itu mau mendapatkan secantik Omas aja susah) hahaha. juga ada cerita dia masuk Ruang Operasi hanya gara-gara kuku, ya kuku, mana ada orang seaneh ini. hingga cerita tentang mobil timornya. masih dengan gaya bahasa lugas, kocak, jujur, rada vulgar, tololnya, dan masih tetap menghipnotis manusia-manusia tuk membacanya. Warning: Beli bukunya dan bacalah, karna si Dika nyumpahin orang-orang yang minjam buku keduanya ini, bukan membeli. ingat, apakah anda ingin disumpahi orang seperti dia? tentu tidak, maka mari membelinya saja. cari aman, hehehe. at least, still make us laugh to read ^_^
+ format seperti cerpen, gaya bahasa tetap lugas, anak muda banget, jujur, kocak, sedikit vulgar, apa adanya.
- ada beberapa kisah yang terkesan dipaksakan dimuat dalam buku ini, karena kurang lucu.
Like this:
Be the first to like this post.