Muslimah : nama atau label?

Muslim adalah kata berasal dari bahasa Arab, berarti orang yang memeluk agama Islam. muslimah berarti seorang perempuan yang memeluk agama Islam. setiap orang Islam itu muslim. setiap muslimah adalah perempuan. namun, tidak semua perempuan beragama Islam itu muslimah. lha kog???

begini, saya pernah mendengar suatu kajian berisi, begini kira2: “ciri-ciri seorang muslimah yang paling tampak adalah dalam cara seorang berpakaian. selanjutnya adalah ciri kepribadiannya yang memegang teguh ajaran Islam.”

jadi, seorang perempuan yang berpakaian dan berperilaku ”kurang” berpegang teguh pada ajaran agama Islam berarti belum dapat dikatakan muslimah.

seorang muslimah adalah seorang wanita yang menutup auratnya. aurat seorang wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. muslimah dicirikan dengan berjilbab. dan kepribadian muslimah sesuai dengan ajaran Islam. (wah,panjang soal ini, kita bahas ciri yang penampilan aja ya).

mengapa harus nutup aurat??? Simak saja firman Allah berikut ini,
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak perempuanmu, dan wanita-wanita mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih dikenali karena itu mereka tidak diganggu.…” (QS. al-Ahzab: 59)
jadi, tujuan ALLA SWT mewajibkan seorang wanita muslim menutup aurat (memakai jilbab) tak lain adalah agar wanita muslim lebih terjaga dari hal-hal negatif. Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa cara berpakaian yang demikian membedakan mereka dari kaum wanita jahiliyah serta budak-budak perempuan.

dalam suatu arti, jilbab yang dimaksudkan dalam hadist adalah sejenis pakaian yang longgar yang menutup dari ujung kepala hingga ujung kaki namun di jaman sekarang, jilbab adalah penutup kepala yang menutupi rambut serta sebagian dada.

dulu, sebelum era millenia, jilbab adalah penutup kepala yang lazim digunakan para wanita manula maupun orang-orang di daerah desa. sehingga image memakai jilbab hanyalah untuk orang ndesa, tua dan konservatif maupun sok eksklusif.

untungnya, di zaman sekarang, jilbab telah banyak digunakan oleh banyak kalangan. mulai remaja, ibu-ibu hingga para artis ibukota. dan para designer lokal dan mancanegara pun telah banyak yang mendesain jilbab.

contoh cara berjilbab yang baik adalah menutupi bagian dada:

diperagakan oleh artis muda Indonesia, Zaskia Adya Mecca

jilbab

30 Tanggapan

  1. Assalamu’alaikum
    Tak sengaja awak lihat blog punya encik. Elok pula kiranya bagi awak. Indah nian jikalau semua muslimah berkehendak kenakan jilbab yang seperti demikian.
    Salam sejahtera dari negeri melayu

  2. Waduh, akang mau tanya aja. Akang pernah denger nih, katanya ada hadits yang jelasin bahwa ada tiga golongan yang nanti di akhirat tidak akan bau harumnya surga (padahal katanya nih, bau surga bisa tercium dari jarak 500 th perjalanan), salah satunya adalah orang berpakaian tetapi telanjang. Kira-kira itu maksudnya apa ya tolong dijelasin dong?!

    Kalau berjilbab kaya ning Zaski itu mah malah bikin maaf ….. laki-laki (saya) tambah bernafsu….. . Apa memang pakaian justru beralih fungsi ya, bukan untuk menutup aurot tapi malah memperjelas aurot gitu?

    Gitu aja salam kenal tuk temen-temen yang kasih komentar di sini.

  3. wah,saya jadi bingung mengomentari.. memang, banyaknya para muslimah berjilbab sekarang juga diiringi banyaknya yang memakai jilbab “gaya” yg tidak sesuai syar’i… jilbab yang tidak menutupi dada, jilbab yang transparant, dll.

    maksud hadist tersebut kira-kira ya seperti keadaan seorang yang berpakaian namun mengumbar aurat…

    nah, saya tahu bahwa neng Zaskia juga belum menggunakan jilbab secara syar’i dan berpakaiannya pun masih ketat (maaf ya neng kalo baca,hehe) dan yg saya masukkan ke dalam posting ini adalah foto neng Zaskia yg menggunakan jilbab panjang (dalam foto itu saja). bukan sebagai role model tetap.. hehehe…

    semoga ke depannya, makin banyak yang berjilbab dengan baik dan benar, amin……………….

  4. yang longgar… yang longgar…

  5. mari berpakain yang baik.. hohoh…

  6. eh zas ercuma lo make jilbab padahal lo ngerokok

  7. pencapaian orang indonesia tertinggi saat ini memang cara berpakaian bukan cuma perempuannya, yang laki-laki juga…
    sementara orang diluar lebih banyak berpikir untuk keluar dari masalah global yang lebih besar seperti dampak iklim dan menipisnya cadangan minyak dunia dengan dampaknya yang sangat hebat nantinya seperti climate refuge dan tetek bengek lainnya…untuk sementara ini tak apalah…kita baru bisa sibuk dengan bagaimana caranya berpakaian…secara pribadi, menurutku manusia jawa tetap saja tak akan berubah…tak akan menjadi belanda, arab apalagi amerika…

  8. buat sekedar omong2…saat islam belum bisa berbuat apa-apa di bumi jawa…orang jawa menyebut junjungannya dengan:kanjeng sinuwun atau kanjeng gusti…islam berkembang di pesisir utara…saat sedikit ketengah oranga jawa mengekspresikan junjungannya dengan menyebut: gusti allah…saat kraton memberi tempat dan agen-agen 9 wali mulai berhasil dengan siasat siar-nya…oran jawa mulai menyebutkan ekspresinya : ya allah gustii…setelah Indonesia merdeka…mereka (orang jawa) sedikit demi sedikit hanya menyebut: ya allaah…jauh di kemudian hari sejak soeharto membuka pintu untuk amerika…mereka berekspresi ya allaah….sambil memantas mantaskan jilbab dengan celana blue jeans nya…

  9. jadi begitulah cara-cara perlawanan’ orang jawa (yang bahkan tak mereka sadari) atas kuasa asing…dimulai dengan sepenggal sebutan: jawa-lalu: jawa islam-lalu: islam jawa – lalu islam amerika-dan terkini : amerika islam dan mestinya kedepan adalah amerika arab…namun begitu mereka tetaplah tak bakal menjadi siapa-siapa…arab bukan apalagi amerika…mereka tetaplah orang jawa dengan cara-cara hidup yang sederhana yang selalu berkelakar…bahkan dengan ideologi-ideologi besar…karena memang mereka hanya hidup dengan perangkat sederhana dari hasil budaya yang selalu terpotong-potong…

  10. hai…….
    aq fans berat kamu,aq sgt kagum bgt melihat penampilan dan kepribadian kamu sbg muslim yg baik.
    aq pengen bgt bs sprti km,bs tdk kasi tips buatq agar aq bs pny pribadi yang baik juga
    dan aq jg pengen berjilbab sebagai perempuan muslimah yang baik.thanks

  11. Assalamu alaikum wr.wb !!!
    sbernnya dia dah cantik pake jilbab tpi lebih bagus lagi klo jilbabnya di besarin. Percuma klo kita berjibab tpi masih kelihatan lekuk2 tubuh nya.
    Sama ja berjilbab tapi telanjang.

  12. Sazkia,.. itu tergantung siapa nantinya yang jadi pendampingnya, kalau bisa membimbing insyaAllah bisa berubah.. Apalagi kalau yang jadi pendampingnya saya..hehehe. Becanda yaaah..
    Tapi kalau soal jilbab, memang seharusnya yang agak longgar ukhtii.. supaya tidak memperlihatkan bentuk tubuh.. Tapi ada juga yang lebih penting.. yaitu hati dan ibadah.. Kalau hati sudah sakit dengan penyakit hati, maka tiada insan dengan pakaian yang bagus sekalipun bisa termasuk insan yang terbaik di mata Allah SWT, begitupun dengan ibadah.

  13. ehm…….. ga baik kalo kita nilai orang cuma dari masa lalunya aja.. yang paling penting, apakah ada niat untuk berubah n jadi insan yang lebih baik tiap harinya.. jadi buat zaskia, labih baik biarkan orang lain yang menilaimu sesuai keinginan mereka..yang penting, tunjukin aja dengan perubahan yang positif, bukan sekedar omongan yang gede-gede…… ^_^

  14. Buat dek zaskia yg pntng bt km trus tunjukin aj perubhn positifmu,ada yg jauh lebih pentng ketimbng masalahn pakaian fisik. Yg trpntng adalh hti kt,bgaimana kt bimbing ht kt utk bsa lbh bk,agr lbh indh dihadapan Sang pencipta kt,krn pd hakekatny smua manusia nantiny akn kembali pada-Nya.. Jd mari kt trus dkatkn hti kt dg Allah dg jalan terus berusha meningktkn ibadah kt.. Salam..

  15. kok menonjol ???

    jadi gak sip lho …

  16. Hmm….Sebenarnya sih kalo cewek berpakaian
    melambangkan apa yang dia pikirkan tentang
    Dirinya…
    Soo…..
    Standart-nya kan
    menutupi bagian tubuh (konteksnya gak mengundang nafsu syahwat lah…)
    tapi kalo nanggung ya…sesuai pribadinya yang masih labil dalam mencari jati diri tentang busana-nya

  17. Ass ww.

    Dari semua koment yg ada, memang smuanya bener,
    bahwa jilbab memiliki syarat yg mutlak-harus :

    1. Diniatkan untuk ibadah dan tawadlu kepada Allah swt.
    2. Memanjangkan kain hingga menutupi dada..
    3. Tidak memperlihatkan lekuk tubuh pemakainya.
    4. Tidak terpengaruh mode/desain.
    5. Memilih bahan yang tepat, tidak terlalu tipis/tembus.
    6. Tidak menyebabkan yang melihatnya timbul nafs.
    7. Membawa syiar islam kepada yg belum pakai.
    8. Menyejukkan hati pemakainya untuk selalu ingat kepada Allah.

    semakin terpenuhi urutan di atas, semakin sempurna lah ukhti mengenakan busana yg wajib (jika minimal ingin mencium bau syurga kelak – baru minimal belum kategory masuk lho ya.)

    Jadi silakan dinilai sendiri, sampai level mana kita ?

    salam,

  18. wuih2.? boleh2 korang bagi coment… tp apa kitorang sudah tengok dr sendiri?! lakipun pakean ada hkum, apa2 yg dbwh mata kaki(pakean bwh-celana) neraka lho!… sudahkah kita?

  19. Alhamdulillah,saya sependapat dgn kmu,sejuk di hati org yang memandang muslimah berjilbab,tapi memang harus dari hati yang ikhlas,karna ibadah yang ikhlas insyaallah menjadi nilai yang baik di hadapan Allah SWT.
    jika boleh,saya ingin berkrnalan dengan kamu,no hp:081372855623

  20. Subhanallah wanita paling sexy ada muslimah dengan sejati yang menutup aurat dengan jilbab… kalau sempat mamir di blog saya…. saya punya cerita menarik buat anda… salam kenal

  21. Mgkn inilah Tanda mo Deket kiamat xali. qta banyak orang pada bingung nie Syariat.. apa…trenDy. Walohu A’lam

  22. KL….. PKE JILBAB G BLH SEXY

  23. Zas, bruntung bgt lk2 yg bkal jd suami km.. Klu sj lk2 itu aq.. Sujud sukur sharian x..

  24. ya kata orang jawa,,,,,,donyo wis usia senja////

  25. bagus orang dan pakaiannya..

  26. saya malah ? kerudung apa jilbab, syariat apa gaya………

  27. Bella….assalamualaikum…..

Tinggalkan Balasan